Di pinggir jalan, seorang anak yang kira-kira berusia 12 tahun duduk sambil berjualan obat-obatan alami. Namanya Layila. Barang dagangannya masih lengkap, belum ada yang terjual. Daun sirih, lidah buaya, dan barang-barang lainnya yang ia jual belum ada yang dibeli satupun. Setiap ada orang yang lewat, ia sudah berusaha menawarkan dagangannya, tapi pasti tidak ada yang mau. Bahkan ada yang pura-pura tidak melihatnya. Karena adzan maghrib sudah berkumandang, Layila pun langsung membereskan obat-obatan yang ia jual dan membawanya pulang.
“Bagaimana jualannya hari ini?” Tanya Ummi.
“Sama kayak kemarin, Mi.” jawab Layila sedih. Ummi menghela napas.
“Besok, kan, hari Minggu. Kamu nggak sekolah, kan? Besok kamu jualanya dari pagi saja, ya. Siapa tahu kalau pagi-pagi banyak yang mau beli,” kata Ummi. Layila mengangguk, lalu segera menuju kamarnya.
Walaupun sangat lelah sehabis pulang sekolah, Layila tidak akan menolak perintah Ummi. Apapun yang Ummi suruh, mau mudah atau sulit, pasti ia lakukan. Seperti me
... baca selengkapnya di Obat Alami Layila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Friday, February 5, 2016
Obat Alami Layila
Monday, February 1, 2016
Why Do We Break Up?
Hari begitu gelap. Sang surya telah kembali ke peraduannya. Tak ada satu pun sinar bintang terpancar dari langit malam. Hanya terdengar suara petir yang menyambar, disusul suara guntur yang menggelegar di telinga. Sepertinya akan turun hujan. Rina masih saja duduk terdiam di ruang keluarga. Kedua tangannya menggapai lutut. Ia terlihat begitu murung. Tak berdaya sama sekali.
“Kamu di mana? Aku kangen banget sama kamu! Kamu hilang bagai ditelan bumi. Nggak ada kabar sama sekali!”
Kejadian itu pun teringat kembali di benak Rina. Rina memanggil Lee, saaat ia sedang lari sore bersama Dina, temannya. Tapi panggilannya sama sekali tidak dihiraukan oleh Lee. Rina jadi sedih sekali. Dia dicuekin begitu saja. Sebagai perempuan, ia merasa tidak diperhatikan oleh pujaan hatinya sendiri. Tapi Rina tak mengetahui bahwa di saat itu Lee sedang memakai headset di telinganya. Mendengar lagu dengan volume tertinggi. Lee mencoba tuk menjelaskan, tapi Rina bersikeras untuk mendengarkan. Dengan berat hati Lee meninggalkan Rina.
Lee berusaha untuk tidak menghubungi Rina untuk sementara waktu. Mungkin dengan begitu, Rina bisa menenangkan pikirannya yang penuh dengan emosi. Dan sampai sekarang Rina masih belum bisa mengontrol emosinya.
Rina beranjak dari tempat duduknya, kemudian masuk ke dalam kamar.
“Makan dulu nak!” teriak ibu
... baca selengkapnya di Why Do We Break Up? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Friday, January 1, 2016
Kerja Kreatif, Siapa Bisa?
Kreatif – 1 …berkaitan dengan atau melibatkan imajinasi atau ide-ide orisinil, khususnya dalam memproduksi pekerjaan artistik; 2 … kemampuan untuk menciptakan aneka gagasan, terutama dalam pikiran, imajinasi; 3 … orang (-orang) yang menghasilkan karya-karya; dsb…
Di sekolah kehidupan kita semua adalah mahluk pekerja. Sebab dalam artinya yang luas, makna kata ”kerja” dan ”pekerjaan” menunjuk ke hampir semua aktivitas yang dilakukan oleh manusia atau karya-karya manusia itu (mesin/alat/teknologi). Aktivitas-aktivitas itu ada yang bertujuan untuk memperoleh nafkah lahiriah, yang kita sebut upah, gaji, komisi, atau uang. Ada juga aktivitas yang lebih ditujukan untuk memperoleh nafkah mental, seperti berburu ilmu pengetahuan dan keterampilan, baik lewat institusi formal (sekolah-akademi-universitas yang memberi gelar, bersifat akademis) atau informal (lembaga non-gelar, bersifat praktis), bahkan nonformal (pergaulan di masyarakat). Tak sedikit pula aktivitas yang ditujukan untuk mempererat tali silahturahmi, semacam nafkah sosial-emosional dalam konteks kehidupan. Dan sebagian aktivitas lagi be
... baca selengkapnya di Kerja Kreatif, Siapa Bisa? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Wednesday, December 9, 2015
Anda Adalah Motivator
Suatu hari, saya merasakan sebuah beban yang sangat berat. Begitu beratnya sehingga membuat saya betul-betul merasa tidak bersemangat. Yang saya lakukan waktu itu adalah berbaring sejenak dan mencoba untuk me-rilekskan tubuh, sambil ber-shalawat.
Ketika berbaring rileks dan dan ber-shalawat itulah, tanpa sadar mengalir tetes-tetes air mata saya. Saya merasa bahwa betapa tidak ada apa-apanya diri ini, kecuali dengan bantuan-Nya. Oleh sebab itu, saya memohon kekuatan dan jalan terang kehidupan. Dan apa yang kemudian terjadi?
Entah karena faktor LOA atau karena faktor X, tidak berapa lama saya ber-shalawat, datanglah sebuah SMS dari nomor yang belum saya kenal. Isi SMS-nya berbunyi: “Kesuksesan bukan milik orang-orang tertentu, tapi milik Anda yang mau berjuang untuk mencapainya. Ingat! Anda bukan siapa-siapa jika tidak melakukan apa-apa. Terus berjuang karena QT BISA…!”
Demikian bunyi SMS yang saya terima waktu itu. Sebuah SMS yang rasanya pas panget untuk kondisi saya waktu itu. Sebuah SMS yang memberikan motivasi kepada saya. Dan entah karena faktor LOA, Allah swt ternyata selalu membantu saya ketika saya mencoba untuk b
... baca selengkapnya di Anda Adalah Motivator Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Monday, November 9, 2015
2,5 Persen Saja
“Intinya setiap harta yang kita miliki, wajib kita zakati. Sesuai dengan apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW”. Terang Pak Aji di tengah penjelasannya, saat menyampaikan materi hadits bab zakat sore itu. Dia adalah salah satu dosen di kampusku, STAIN Salatiga.
“Dalam hadits yang telah kita bahas hari ini, memang zakat wajib dikeluarkan jika telah mencapai haul dan nisob. Namun, untuk kalian yang belum punya penghasilan yang tetap dan masih di gaji oleh orang tua kalian, alangkah baiknya jika kalian belajar untuk berzakat sedari dini”. Lanjut dosen yang suka bercanda ketika menyampaikan materi. Tapi kali ini seakan sedang berpidato sebagai panglima perang. Serius sekali.
“Uang yang diterima dari orang tua kalian, dari kerja sampingan kalian, atau bahkan dari beasiswa yang kalian terima. Sebaiknya disedekahkan minimal 2,5% saja untuk pensucian harta kalian dan sebagai sarana latihan berzakat. Dan lagi, itu hanya titipan Allah. Kita dipercaya oleh-Nya untuk menjadi bendahara Allah di muka bumi ini maka kita tidak sepatutnya mengkorupsi harta Allah karena dalam harta yang kita miliki ada sebagian hak mereka yang lebih membutuhkan”. Beliau melanjutkan, 2 matanya tajam menatap kami.
Keadaan kelas sepi. Semua mahasiswa nampak serius menyimak penjelasan Pak Aji yan
... baca selengkapnya di 2,5 Persen Saja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Sunday, September 20, 2015
Bahagia Dalam Keheningan
Seorang klien datang ke saya untuk minta tolong. Masalah klien ini yaitu dia merasa hidupnya saat ini hampa. Padahal ia bukan orang sembarangan. Telah banyak yang ia capai dalam hidupnya. Karir dan bisnisnya cemerlang. Keluarganya juga sangat ok. Terus, apa yang salah dengan klien ini?
Setelah berdikusi beberapa saat saya menemukan apa yang menjadi akar masalahnya. Ternyata ia jarang memberikan waktu untuk dirinya sendiri. Pikirannya terlalu aktif. Keinginannya banyak dan ia ingin mencapainya sekaligus sehingga ia merasa ada tekanan yang sangat tinggi.
Apa yang saya sarankan untuk ia lakukan? Mudah. Saya hanya minta klien ini melakukan meditasi setiap pagi sekitar 30 menit.
Waktu mendengar saran ini reaksinya adalah, “Lho, kok meditasi? Saya justru merasa kalau waktu saya ini sangat kurang. Saya berharap kalau bisa satu hari bukan 24 jam tapi 30 jam”.
Pembaca, mengapa saya menyarankan klien ini melakukan meditasi?
Alasannya begini. Saat kita (sangat) sibuk maka pikiran kita sangat aktif. Aktifnya pikiran tentu akan sangat menguras energi (psikis) kita. Pikiran yang aktif ini membuat tungku mental kita panas. Belum lagi emosi atau mood yang kurang kondusif akibat tekanan pekerjaan. Semua ini membuat diri kita lemah.
Jika diibaratkan gelas yang berisi
... baca selengkapnya di Bahagia Dalam Keheningan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Wednesday, August 12, 2015
Putri Bulan dan Dewa Laut
Dahulu terdapat sebuah kerajaan bulan dan kerajaan laut yang terjadi kisah cinta antara Putri bulan yang sangat cantik dan Dewa Laut yang sangat tampan yang mendapat pertentangan dari Orangtua Putri Bulan terhadap hubungan mereka.
Putri bulan sangat suka bermain ke laut di bumi, setiap hari putri bulan selalu menyisakan waktunya untuk mengunjungi bumi dan laut tempat kesukaannya, tapi suatu hari karena keasikan bermain di laut putri bulan kehujanan dan tidak bisa kembali ke bulan. Putri bulan sangat ketakutan di laut karena hari semakin gelap, putri bulan berjalan kesana kemari meminta tolong tetapi tidak ada yang mendengar. Putri bulan menabrak satu pohon dan itu membuatnya jatuh pingsan dan tergeletak di atas rumput di hutan dekat laut. Besoknya ketika terbangun Putri Bulan sangat kaget karena dia berada dalam sebuah kerajaan yang besar dan masyur, saat itu berdiri dua dayang-dayang kerajaan yang membawakan makanan untuk Putri Bulan.
Lalu Dewa Laut datang menghampiri Putri Bulan, dan Putri Bulan bertanya “Saya ada dimana dan kamu siapa?”, Dewa Laut berkata “Kamu berada di Kerajaan Laut dan saya Dewa Laut yang menemukan kamu di hutan”. Putri Bulan berkata “Saya harus kemba
... baca selengkapnya di Putri Bulan dan Dewa Laut Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1